Kita tentu, yang paling tahu kompetensi kita. Apalagi yang sudah ikut UKG (uji kompetensi guru) atau UKG online, minimal yang sudah ikut UKA (uji kompetensi" />
Kita tentu, yang paling tahu kompetensi kita. Apalagi yang sudah ikut UKG (uji kompetensi guru) atau UKG online, minimal yang sudah ikut UKA (uji kompetensi" name="description"/>

E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

Jangan lupa, Kualitas Siswa Sangat Memengaruhi Kualitas Sebuah Sekolah

Dibaca: 862 kali, Dalam kategori: Pendidikan, Diposting oleh: nnnnn nnnnn lihat profil
pada tanggal: 2015-11-15 07:42:25 wib


Jangan lupa, Kualitas Siswa Sangat Memengaruhi Kualitas Sebuah Sekolah  Tiap tahun ujian nasional (UN), tiap kali pula diawali dengan "istighotsah". Apa hasilnya bagus ? Ya ! Bila curang!

Kita tentu, yang paling tahu kompetensi kita. Apalagi yang sudah ikut UKG (uji kompetensi guru) atau UKG online, minimal yang sudah ikut UKA (uji kompetensi awal).

Begitu pun dengan kompetensi siwa yang kita ajar. Ibarat gelas yang bocor, bagi siswa yang kemampuannya kurang, bocoran itu terus mengalirkan air. Ibarat air adalah ilmu dari guru. Air yang mengalir itu adalah transferan ilmu yang terbuang. Jika gelasnya tak bocor, maka transferan ilmu itu luber, seperti air yang jatuh dari bagian atas gelas yang sudah penuh.

Meskipun UN sudah tidak menentukan kelulusan dan hanya pemetaan kualitas sebuah sekolah, namun aroma gengsi itu masih ada.

Maksud hati untuk menolong, timbul masalah baru. "Berbohong, ya berbohong!" Kita tidak perlu mengejar indeks prestasi pendidikan Indonesia di kancah internasional dengan cara-cara yang ngawur.

Guru-guru sangat merasakan itu. Ujung-ujungnya KKM kriteria ketuntasan minimal), bahkan untuk siswa yang niainya selalu rendah pada setiap kali ulangan harian, UTS ataupun UAS di tiap semesternya. Juga terjadi pada siswa yang jarang masuk sekolah, nilainya tak terpantau, banyak guru yang memberikan nilai tinggi. Agar bisa naik kelas, lulus atau diterima di sekolah atau perguruan tinggi unggulan. *Percaya atau tidak? Hanya gurulah yang merasakan. *Penulis*

Bagikan Artikel ini ke Facebook