E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

Maju-mundurnya Sebuah Negara Tidak Bisa Dilihat dari Peringkat Pendidikannya Semata

Dibaca: 615 kali, Dalam kategori: Pendidikan, Diposting oleh: nnnnn nnnnn lihat profil
pada tanggal: 2015-11-15 16:41:46 wib


Maju-mundurnya Sebuah Negara Tidak Bisa Dilihat dari Peringkat Pendidikannya SemataIbarat kita membangun rumah sampai mentereng, dari mana uang yang kita dapatkan itu ? Maka yang terpenting itu adalah kualitas yang asli atau cara yang murni, bukan aksi tipu-tipu dengan merekayasa hasil UN atau mengirim nilai 80 ke dinas pendidikannya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/semampunya/maju-mundurnya-sebuah-negara-tidak-bisa-dinilai-dari-peringkat-pendidikannya-semata_5648525ad27a61dc137250dc

Begitulah kenyataannya. Guru-guru di Indonesia sedang dikebut kualitasnya. Mulai dari pelatihan kurikulum 2013, UKG atau UKA sampai akan diberikan PKG (Penilaian Kinerja Guru) setelah UKG.


Pelatihan yang telah diberikan dengan K-13 tidak memberikan konstribusi ke siswa dan guru. Kompetensi siswa rendah-rendah juga, kompetensi guru juga tetap sama. Hasil UKG 2015 ini yang akan membuktikan. Jadi tolok ukurnya tetap kejujuran dan pengetahuan guru.


Maju-mundurnya sebuah negara tidak bisa dinilai dari peringkat pendidikannya semata. Untuk apa peringkat yang kita kejar, bila gemblengan terhadap guru tidak membawa kejujuran dan tidak meningkatkan pengetahuannya?


Negara ingin peringkat pendidikan kita meningkat tiap tahun, tetapi menyiksa guru dengan kurikulum yang tak masuk akal dan buntut-buntutnya siswa tetap mendapatkan nilai KKM, meskipun siswa jarang hadir ke sekolah. Dan sekiranya hadir pun belajarnya di kantin sampai kenyang. Guru hanya kebagian caci-makinya kalau kasih nilai yang jelek pada siswa.


Jika demikian apa yang negara kejar ? Pembinaan atau Penyiksaan ?

Semoga tulisan ini bermanfaat. *Penulis.


Bagikan Artikel ini ke Facebook