E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

BERKAH

Dibaca: 868 kali, Dalam kategori: Agama, Diposting oleh: MUKHAMMAD IMAM NAWAWI lihat profil
pada tanggal: 2015-11-23 12:47:46 wib


Oleh Mustadihisyam


Bismillaah... ^_^


Berkah adalah harapan yang diinginkan oleh hampir semua hamba yang beriman, dengan demikian orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup. Bahkan hampir tiap pagi hari, kita selalu saling mendokan semoga kita semua mendapatkan berkah dari Allah melalui ucapan salam... ^_^


Apa sebenarnya makna berkah yang kita harapkan itu?


Berkah bukanlah cukup dan mencukupi saja, melainkan berkah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Allah dgn segala keadaan yg ada, baik berlimpah atau sebaliknya, itulah berkah, “al-barokatu tuziidukum fi tho'ah”. Berkah Menambah Ketaatanmu kepada Allah. Apapun yang terjadi pada diri kita yang ujung ujungnya menambah ketaatan kepada Allah itulah berkah ^_^


Hidup yang berkah bukan hanya sehat, melainkan kadang kala sakitpun bisa jadi berkah. Sebagaimana Nabi Ayyub 'alaihissalam, sakitnya justru menambah ketaatannya kepada Allah. inilah BERKAH ^_^


Banyak contoh ketika orang ditimpa sakit, merubah jalan hidupnya menjadi orang yang taat beribadah, sakitnya menjadi berkah karena menjadikan dia dekat dengan Allah. Dan berkah itu tidak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Mush’ab bin Umair Rodliyallahu 'anhu.


Tanah yang berkah itu bukan karena panorama indahnya, melainkan tanah yang kadang tandus, seperti Makkah tapi keutamaannya di hadapan Allah tidak ada yang menandingi, Subhanallah.


Makanan berkah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, melainkan makanan itu mampu menjadikan kita menjadi sehat sehingga menambah syukur kita akan nikmat yang diberikanNya kepada kita. Berkah nikmat sehat menambah ketaatan beribadah dengan khusyuk, bisa bekerja untuk beramal, bisa melaksanakan perintah Allah dengan sempurna.


Ilmu yang berkah itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, melainkan yang mampu menjadikan seseorang untuk beramal dan menegakkan agama Allah. Ilmu yang berkah adalah ilmu yang mampu menyejahterakan hidup manusia sehingga menjadi amal jariah, suatu amal yang kita tunggu dan harapkan ketika kita sudah tak bernyawa lagi.


Penghasilan berkah juga bukan gaji yang kita terima banyak dan bertambah, melainkan sejauh mana penghasilan kita bisa menjadi jalan rezeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan kita, semakin sejahtera orang-orang di sekitar kita.


Anak-anak yang berkah bukanlah mereka yang lucu, cakep dan cakap, melainkan anak yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak mereka menjadi anak shaleh dan tidak henti-hentinya mendoakan ibu bapaknya “


robbanaghfirlanaa wa liwaalidiina warhamhumaa kamaa robbayani shoghiro, wa li jami'il muslimin wal muslimat al-ahyaa-i minhum wal amwaat



Ya Tuhan Kami, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami dan sayangilah mereka, sebagaimana mereka menyayangiku saat aku masih kecil, dan ampunilah semua dosa umat Islam laki2 dan umat Islam perempuan, baik bagi mereka yang masih hidup atau mereka yang telah wafat.


Istri suami yang berkah bukan yang kaya, cantik tampan. Tetapi istri suami yang berkah adalah ketika kita menatap wajahnya, jiwa terasa adem tentrem ayem, hati merasa bahagia, sehingga menambah rasa syukur kita atas kasih sayang yang dianugerahkan dariNya.


Pegangan orang berumah tangga, bukan harta dan penampilan. Hanya kemantapan hati modalnya, bahkan tak terbeli dengan harta, seperti digambarkan dalam tembang macapat Asmaradhana ini.


Gegaraning wong akrami

dudu bandha dudu rupa

amung ati pawitane

luput pisan kena pisan

yen gampang luwih gampang

yen angel angel kalangkung

tan kena tinambak arta


Semoga segala aktivitas kita selalu dalam berkahNya.


Barakallahu fiikum…. ^_^


Alhamdulillaah... ^_^

Bagikan Artikel ini ke Facebook