E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

Atlit gulat Asal MAN Pacet mendapat uang kadeudeuh Rp 5jt dari Bupati Cianjur.

Dibaca: 878 kali, Dalam kategori: Olahraga, Diposting oleh: WILDAN ARIFIN lihat profil
pada tanggal: 2015-11-25 15:19:11 wib


Cianjur. Atlit gulat asal MAN Pacet, Nasep Sofyan, mendapat uang kadeudeuh 5jt dari Bapak Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, (18-11-2015). Nasep yang berprestasi dalam pagelaran Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Jawa Barat ke XII tahun 2014 di Bekasi meraih medali perunggu untuk cabang olah raga gulat.
Keberhasilan Nasep dalam ajang yang paling bergengsi di tingkat provinsi ini tentunya tidak diraih dengan mudah. Prestasi yang diperoleh sebelumnya pada tingkat junior merupakan modal besar baginya untuk diikutsertakan dalam tingkat yang lebih tinggi. Karena itu pelatihnya, Bapak M. Toha, yang juga guru olah raga di MAN Pacet, mengusulkan ke Pengurus KONI Cianjur supaya beliau diikutsertakan dalam jajaran atlit kontingen pemda Cianjur ke porda tersebut. Pengusulan itu juga ditopang oleh berbagai aspek mulai dari usia dan kepiawaiannya dalam berolah raga gulat. “Nasep,yang duduk di bangku kelas XII IPS 5 tahun 2015, telah mampu menaklukan rekan berlatihnya Angga. Ini menjadi catatan penting bagi saya selaku pelatih untuk memberikan kesempatan berkarier beliau di olah raga gulat ini,” tuturnya.
Usaha sang pelatih itu nampaknya tak sia-sia. Pengurus KONI Cianjur bapak Ruhiyat pada tahun 2014 mengabulkan usulan sang pelatih sekaligus memberikan pasilitas berlatih para atlit gulat seperti matras supaya diboyong ke MAN Pacet yang dijadikan tempat pelatihan gulat kontingan pemda Cianjur. “Penunjukkan MAN Pacet sebagai pusat pelatihan itu menimbang banyaknya bakal atlit-atlit gulat yang berbakat di MAN Pacet ini,” ujar sang pelatih.
“Berkenaan dengan uang kadeudeuh yang diberikan oleh Bapak bupati itu tentu merupakan keniscayaan. Karena ini akan berdampak kepada semangat para atlit untuk mengharumkan nama Cianjur lewat olah raga,” imbuhnnya. Beliau juga mengharapkan untuk ke depannya uang kadeudeuh itu tidak hanya diberikan kepada para atlit saja, tetapi juga kepada pelatihnya. “bagaimana mungkin atlit bisa berprestasi tanpa adanya sang pelatih,” tambahnya.
“Hitung-hitung nilai Rp 6 jt dari uang kadeudeuh itu tentunya tidak seberapa, tapi imbasnya kepada atlit dan atlit penerus nanti sangat luar biasa. Begitu juga kalau uang kadeudeuh itu diterima oleh para pelatih,” tandasnya.
Salahseorang pelatih lain dari Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat, Dodi Sudarma, menuturkan, pihaknya turut mengapresiasi pemberian uang kadeudeuh tersebut, yang diharapkan mampu terus mendongkrak prestasi olahraga Cianjur.
“Ini bisa menjadi motivasi para atlet untuk dapat lebih berprestasi lagi di taraf yang lebih tinggi. Namun sayangnya, yang diperhatikan hanya yang dapat medali saja, yang sudah bersusah-susah bertanding dan tidak mendapat medali, tidak diperhatikan,” tuturnya.
Kendati demikian, lanjut Dodi, pihaknya berharap bentuk perhatian terhadap para atlet bukan hanya berbentuk materil saja, melainkan fasilitas dan infrastruktur keolahragaan di Cianjur dapat lebih ditingkatkan lagi.(Konributor: Wildan Arifin).

Bagikan Artikel ini ke Facebook