E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

ASESMEN “BUKAN Sekedar BASA BASI”

Dibaca: 1193 kali, Dalam kategori: Pemerintahan, Diposting oleh: Abdul Wahid, S.Ag,.M.I.Kom lihat profil
pada tanggal: 2015-12-07 15:05:09 wib


ASESMEN “BUKAN Sekedar BASA BASI”Tanggal 12 dan 13 Oktober 2015 menjadi lembaran sejarah baru di Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Riau. Tanggal itu akan tercatat sebagai Hari ASESMEN… karena saat itu untuk pertama kalinya Kanwil Kemenag Propinsi Riau melaksanakan Asesmen Kompetensi bagi Pengawai Negeri Sipil di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Propinsi Riau.
100 PNS tercatat sebagai peserta, mereka tentunya orang-orang yang TERPILIH dan BERUNTUNG… mereka yang Terpilih ini adalah Para Pejabat Esselon III dan IV karena mereka adalah Peserta Wajib.. kemudian Kelompok yang Beruntung adalah mereka yang Bukan Pejabat tapi dapat kesempatan mengikuti Assesment…
Asesment sebuah istilah baru dalam proses peningkatan Karir PNS, untuk Menilai, Menguji, Meneliti, Menakar, Mengukur dan Mengobservasi. Sedangkan Kompetensi adalah Kemampuan, Peran Sosial, Nilai Diri. Perilaku. Sikap dan Motif. System yang mendorong lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
Pelaksanaan asesmen dilingkungan Kementerian Agama sudah diatur dalam KMA 207 tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Asesmen tegas dalam KMA 207 disebutkan salah tujuannya adalah Menjamin mutu pelaksanaan asesmen kompetensi dilingkungan Kementerian Agama yang Reliabel dan Akuntabel.
Adapun pelaksanaan asesmen di Kanwil Kementerian Agama Propinsi Riau berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kanwil Kemenag Propinsi Riau No 650 tahun 2015 tentang Susunan Panitia dan Peserta Assesmen Kompetensi Pegawai Negei Sipil dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Riau.
Begitu panjangnya aturan yang berujung pada pelaksanaan Asesmen ini, tentulah Bukan sekedar Basa Basi. Apabila ada pihak-pihak yang berpikir asesmen hanya sekedar perhelatan biasa, atau beranggapan hasil asesmen tiada arti apa-apa, maka adalah tersebab kurangnya pengetahuan tentang UU ASN, tidak mengerti terhadap KMA 270 dan tidak peduli dengan Keputusan No 650 Kakanwil Kemenag Riau.
Zaman telah berubah, cara pikir dan cara pandang mesti harus berubah. Begitu juga dalam hal peningkatan Karir PNS, kalau dulu semua dilakukan secara tertutup dengan label Baperjakat. Penempatan PNS untuk suatu jabatan bukan didasarkan pada Kompetensi, tapi cukup hanya Kesepakatan atau Kompromi. Saat ini pola seperti itu harus ditinggalkan, asesmen hadir sebagai solusi mengukur Kompetensi PNS, apakah sudah memenuhi standar untuk diamanahkan jabatan tertentu sesuai kompetensinya.
Kompetensi, Kompetisi dan Prestasi tiga hal inilah yang mesti dilakukan secara terbuka dan transparan dalam menentukan seorang PNS patut dan layak diamanahkan suatu jabatan. Walau itu mudah untuk diucapkan, namun sangat sulit diterapkan, tersebab Mental PNS belum terbiasa berkompetisi dalam meraih suatu jabatan. Begitu juga dengan Pejabat Tinggi sebagai penentu pejabat dibawahnya belum pula siap Mental untuk Memilih Pejabat secara Transparan.
Namun… waktu tidak akan berputar Mundur, semua sudah dimulai. Bagi yang tidak mau berubah akan hilang ditelan masa, akan pudar tampa cahaya dan tentunya tercatat sebagai Penghianat Reformasi Birokrasi. Karena begitu besar APBN yang sudah dikeluarkan untuk menyusun UU ASN, begitu banyak energi untuk mensosialisasikan KMA 270, serta begitu banyak harapan dari SK No Kakanwil Kemenag Propinsi Riau.
Adalah sangat Naif kalau Asesmen yang dilakukan hanya Sekedar Basa Basi… Tanpa Isi dan Eksekusi….







Bagikan Artikel ini ke Facebook