E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

PGRI Harus Ganti Nama dan Logo

Dibaca: 1036 kali, Dalam kategori: Motivasi, Diposting oleh: nnnnn nnnnn lihat profil
pada tanggal: 2015-12-21 11:49:21 wib


21 Desember 2015

PGRI atau Persatuan Guru Republik Indonesia genap 70 tahun usianya. Usia senja ini perlu menjadi remaja kembali. KORPRI sudah lebih dahulu punya wacana diganti namanya pada awal 2016 nanti. Mengapa tidak dengan PGRI?

PGRI adalah wadah persatuan bagi guru-guru sekolah. Oleh karena itu untuk membedakannya dengan guru lain, seperti guru privat atau guru bimbel, guru karate, guru paskibra, guru pramuka, memang sebaiknya nama PGRI mutlak harus diganti.

Agar wibawa guru yang mengajar di sekolah tidak bercampur aduk sedemikian rupa seperti sekarang. Logonya yang sudah tua pun harus diganti.Pertamina pun sudah berganti logo.

Guru harus Mengajar Sesuai Ijasahnya

Kemendikbud bangga dengan kriteria guru serba bisa. Misalnya guru yang berijasah Pendidikan Agama boleh mengajar mata pelajaran lain, asalkan sertifikasinya ikut mata pelajaran lain.

Memang sah-sah saja, namun apa tidak bisa ada aturan yang baku ? Rasanya kok aneh. Lama-lama kepala pasar bisa menjadi guru wira usaha atau guru akuntansi dan sebagainya.
Atau kuli bangunan bisa menjadi guru tekhnik sipil, tanpa dilihat mana ijasahnya.

Citra Guru harus Dijunjung Tinggi

Pengertian guru sebagai yang digugu dan ditiru, sudah harus dipinggirkan. Kesannya guru adalah sosok suci yang menjadi panutan semua orang. Citra baik tidak harus dikultuskan.

Cukup penghargaan kesejahteraan. Dengan demikian guru pun akan berjalan sesuai dengan harapan.

Maka citra guru sebagai sosok yang dimanusiawikan lebih penting ketimbang sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, yang hanya akan menyurutkan guru untuk tegar.

Bagikan Artikel ini ke Facebook