E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

3 PRINSIP MENGAJAR YANG HARUS DIKETAHUI OLEH SEORANG GURU

Dibaca: 4853 kali, Dalam kategori: Pendidikan, Diposting oleh: SAHWIRUL YATI, M.A. lihat profil
pada tanggal: 2016-01-22 15:31:01 wib


Mengajar merupakan sesuatu yang sudah tidak asing lagi bagi seorang guru, bahkan karena kepiawaiannya dalam mengajarlah seorang guru dapat mengantarkan sejumlah ilmu kepada para siswanya sehingga menjadi mudah diterima dan dipahami. Namun di sisi lain, tak mudah sebenarnya bagi seorang guru mengantarkan sejumlah ilmu yang dia miliki itu agar mudah diterima dan dipahami oleh siswa, sebab dalam kenyataannya masih ada sejumlah guru yang sudah dipandang profesional , mempunyai ilmu yang mapan tetapi masih sulit memberikan pemahaman kepada sejumlah siswanya. untuk itu perlu kiranya sebelum terjun ke dunia mengajar, kita mengetahui 3 philosofi berikut, agar semakin berkualitas apa yang kita ajarkan, dan pemahaman siswa terhadap yang kita ajarkan pun semakin meningkat.

Ada 3 pinsip yang perlu kita ketahui ketika mengajarkan sebuah ilmu kepada murid kita.
1. Mengajar itu horisontal, bukan vertikal
Sifat mengajar yang horisontal berarti kita sebagai guru menempatkan diri sama tinggi dengan siswa kita. Kita berbicara sebagai orang lebih dahulu tahu, bukan sebagai orang yang lebih pintar. Hal ini dilakukan untuk memberikan dorongan kepada siswa untuk lebih santai dan lebih menikmati kebersamaan antara murid dengan guru. Dengan demikian, pelajaran akan lebih mudah diberikan.
2. Mengajar itu memberikan motivasi
Dalam mengajar selalulah beri motivasi kepada siswa, terutama pada waktu-waktu yang tepat. Misalnya, di awal pelajaran seorang guru membawa gambar seorang tokoh yang dapat menjadi inspiratif bagi siswa sehingga mereka menjadi termotivasi, di tengah pelajaran seorang guru dapat memberi motivasi dengan cara memberi rewards kepada siswa yang berhasil mengerjakan tugasnya dengan baik. Di akhir pelajaran guru dapat memberikan motivasi dengan gaya bahasa yang menarik, sehingga seorang siswa menjadi penasaran ingin mengikuti pelajaran kita lagi di pertemuan berikutnya, memotivasi mereka bahwa mereka adalah orang-orang hebat, tidak bodoh, dan pasti bisa, sehingga mereka menjadi terpacu untuk menjadi lebih baik.
3. Mengajar itu memberikan contoh
Orang bijak pernah berkata “Ajarkan apa yang kamu bisa, bukan apa yang kamu ketahui”. Hal ini bermakna, bahwa apa yang kita ajarkan sebaiknya adalah sesuatu yang kita mengerti dan bisa kita lakukan. Lakukanlah dengan memberikan contoh dan mempraktekkan langsung, supaya siswa mengerti dan tidak hanya mengimajinasikan dalam pikirannya saja. Oleh karena itu, kita sebagai guru harus paham benar konsep dari suatu hal yang kita ajarkan. Jangan mengajarkan sesuatu yang bukan bidang kita dan tidak kita ketahui konsepnya. Pemahaman konsep akan membuat kita mudah memberikan contoh apa saja dan mampu memecahkan problematika yang mungkin dihadapi oleh siswa.
Demikian 3 prinsip mengajar yang perlu kita ketahui, semoga setelah kita mengetahui dan menjalankannya, kualitas proses belajar-mengajar dapat kita tingkatkan, dengan demikian keberhasilan siswapun dapat kita raih
Wassalam.

Bagikan Artikel ini ke Facebook