E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

POTRET PENDIDIKAN INDONESIA

Dibaca: 546 kali, Dalam kategori: Pendidikan, Diposting oleh: SUDARMAN, S.Ag lihat profil
pada tanggal: 2016-03-12 10:15:00 wib


POTRET PENDIDIKAN INDONESIA POTRET PENDIDIKAN INDONESIA

Oleh: SUDARMAN, S.Ag
Wakad Humas MTsN Binanga Mamuju

ABSTRAK :Pendidikan adalah pilar yang sangat menentukan bagi kemajuan suatu bangsa.Tanpa pendidikan yang memadai suatu bangsa sulit berkembang dan bahkan akan terus terpuruk dalam percaturan perkembangan global maupun internasional. Oleh karena itu bila suatu bangsa ingin maju maka sektor pendidikan harus menjadi prioritas paling utama. Maka setiap komponen yang bertugas membangun bangsa harus punya pola fikir yang mengarah kepada pembangunan sektor pendidikan. Para pakar kurikulum juga harus mampu menyusun rangkaian kurikulum yang mengacu kepada pola perkembangan kehidupan yang semakin berpacu dimasa datang.
Tulisan ini mencoba membahas beberapa fenomena yang terjadi dalam pendidikan Indonesia yang notabenenya merupakan negara yang menapak kearah kemajuan.Melihat kepada fenomena pendidikan masa lalu diawal kemerdekaan yang sarat dengan kepentingan penjajahan,kemudian dibandingkan dengan pendidikan yang terjadi masa sekarang yang banyak mengalami perobahan,tapi tak lepas dari beberapa kebuntuan, dan tinjauan pendidikan masa depan bangsa Indonesia yang masih dalam tahap uji coba dan angan-angan.Semua fenomena diatas akan dicoba dibahas dengan mengemukakan fakta yang ada saat ini yang kemungkinan terus berlanjut pada masa datang.
Bangsa yang maju dan beradab tentunya akan terlihat dari pola pendidikan yang dilaksanakan oleh bangsa tersebut. Pendidikan akan menjadi penentu gerak langkah bagi kemajuan suatu bangsa. Ketika Jepang dijatuhi bom atom Nagazaki dan Herozima oleh sekutu dalam perang dunia ke-2 maka Kaisar Hirohito memanggil para mentrinya dan bertanya,”masihkah ada guru yang tersisa “. Hal ini mengindikasikan bahwa Jepang boleh saja hancur secara fisik,tetapi jiwa kependidikan merupakan faktor paling utama. Biarlah buminya hangus dan hancur berantakan,tetapi dengan kemajuan pendidikan semua itu akan dapat dibangun kembali. Artinya pendidikan merupakan pilar penting untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Sekilas gambaran fenomena yang terjadi di Jepang tersebut menjadi contoh yang menggugah perasaan kita dewasa ini bahwa pendidikan memang merupakan pilar yang akan menentukan maju mundur suatu bangsa. Tolak ukur kemajuan memang terletak pada pendidikan yang diselenggarakan.Oleh karenanya faktor guru,kurikulum,sarana dan prasarana pendukung pendidikan sangat fital diperhatikan. Pendidikan bukan hal yang acak-acakan ,dan seharusnya bukan sebagai ajang uji coba secara terus menerus,dia harus terencana dengan baik. Semua stak holder yang terlibat didalamnya harus benar-benar serius dalam mengemban tugas mulia ini. Rasulullah juga telah mengisyaratkan bahwa “ kalau ingin menguasai kehidupan didunia,haruslah dengan ilmu,kalau ingin menguasai kehidupan akhirat,harus pula dengan ilmu.,dan kalau ingin menguasai keduanya (dunia dan akhirat) haruslah dengan ilmu. Ilmu akan didapat dalam dunia pendidikan. Ilmu tidak akan muncul dengan sendirinya. Maka tuntutlah ilmu dari mulai lahir sampai mati.(long life education). Menuntut ilmu itu juga melalui berbagai tahapan,tidak ada yang serba instan,semua melalui proses dan sistem yang terintegrasi kedalam kemauan dan akan ditopang oleh beberapa komponen sebagai pendukungnya. Komponen tersebut bisa saja berbentuk sarana dan peralatan,dan bisa juga berbentuk tenaga ahli atau guru.
Manusia sebagai makhluk sosial (Zoon politicon) tidak dapat berdiri sendiri,tidak mampu berkembang sendiri tanpa bantuan manusia lain. Tidak akan dapat belajar sendiri menemukan pengetahuan tanpa bantuan orang lain. Maka tepat sekali bantuan lingkungan akan membentuk pola pengetahuan seseorang. Dalam hal inilah maka pendidikan suatu bangsa akan diwarnai oleh kebijakan yang dilakukan dalam pengembangan pendidikan suatu negara. Pendidikan Indonesia masa lalu (masa kolonial) diwarnai oleh kinginan penguasa,dan pada masa Orde Baru diwarnai pula oleh kepentingan politik Orde baru. Dan begitu seterusnya,sampai sekarang masalah pendidikan tetap menjadi kehendak penguasa. Akan kah pendidikan Indonesia terus begitu sampai nanti? Maka tulisan ini ,mencoba menganalisa fenomena yang ada tentang pendidikan Indonesia masa sekarang dan prediksi masa datang. Semua nya merupakan analisis dari berbagai fenomena dewasa ini yang menggambarkan keadaan pendidikan Indonesia. Analisa dilakukan berdasarkan kenyataan yang kita lihat sekarang,banyak permasalahan yang menjadi batu penarung bagi kemajuan pendidikan ,baik dari segi kebijakan,kurikulum yang selalu trial and error,sarana dan prasarana yang terus menjadi polemik inilah perbandingan dan bahan kajian untuk pembenahan pendidikan selanjutnya demi kemajuan bangsa dimasa depan.

Bagikan Artikel ini ke Facebook