E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

21 Februari HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional) 2016

Dibaca: 900 kali, Dalam kategori: Motivasi, Diposting oleh: Yayat Nurhidayat, SKM lihat profil
pada tanggal: 2016-03-28 20:03:16 wib


21 Februari HPSN (Hari Peduli Sampah Nasional) 2016Kami juga belajar dengan melakukan sesuatu yang sederhana.
Belajar mencintai dan tidak mengotori bumi serta menjadikan, Dompu yang Indah, Bersih dan Sehat sebagai rumah yang nyaman bagi masyarakat Kabupaten Dompu.

“Kita Siap BERGERAK untuk Kab. Dompu-Indonesia
#BebasSampah2020, Kamu..?”

Tema Kegiatan : Kampanye Pembersihan dan Pengenalan Sampah
Alokasi Waktu : 06.30 – 07.30 (Sehat Senam Pinguin)
07.30 – 08.30 (Jalan Sambil Pungut Sampah)
08.30 – Selesai (Obrolan Santai + Doorprize)
Metode kegiatan : Kampanye dan Pembersihan
Alat dan Bahan : Plastik dan Karung
Langkah-Langkah : Relawan Sehat (Senam), Advokasi ke masy Luas

Tujuan:
Memberikan pengalaman dalam kegiatan Aksi Pemberdayaan khususnya mengenal sampah;
Kontribusi serta pengorbanan yang nyata terhadap permasalahan sampah bagi masa depan daerah bangsa;
Membangun sensitivitas para relawan untuk bisa merubah Prilaku Masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan;
Belajar utk membangun Daerah dengan Indah, Bersih dan Sehat.;
Mengajak masyarakat untuk mengenal kembali sifat gotong-royong:
Mengaktivasi semangat Masyarakat untuk mengatasi masalah sampah disekitar kita tanpa harus menunggu orang lain terlebih dahulu dan tanpa menyalahkan pihak manapun;
Membangun jejaring antar Pemerintah, Organisasi, masyarakat dan diri pribadi relawan untuk sama-sama memikirkan permasalahan sampah

6 SIKAP DASAR RELAWAN SAMPAH…!
1. Sukarela ; Semua pihak yang terlibat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kerelaan hati. Mereka terlibat tanpa paksaan.
2. Bebas kepentingan ; Kegiatan ini bebas dari relasi dengan institusi perusahaan/lembaga tempat pegiat bekerja.
3. Tanpa biaya ; Tidak ada biaya, baik yang dipungut dari relawan, atau siapapun (Pemerintah), Satu-satunya pendanaan yang mungkin hanyalah sumbangsih dari relawan..
4. Terjun langsung ; Para relawan selalu siap terjun langsung,
5. Siap bersilaturahmi ; Terbuka untuk membangun silaturahmi untuk mengkampanyekan masalah sampah.
6. Tulus ; Semua pihak percaya bahwa ini bukan tentang pemerintah, organisasi, masyarakat tetapi demi kebersihan Kab. Dompu untuk mencapai Indonesia bebas sampah 2020.

TATA TERTIP RELAWAN
1. Mau Belajar mencintai dan tidak mengotori Bumi.
2. Mau menjadikan Dompu Indah, Bersih dan Sehat.
3. Mau konsentrasi menjadi relawan Kampanye Dompu bebas Sampah.
4. Mau memulai dari diri sendiri dan untuk merubah Prilaku orang lain.

KENAPA KITA MAU BELAJAR TENTANG SAMPAH…!!!
Marilah kita membuka lebar-lebar mata hati kita tentang sampah. Benar! Masalah sampah merupakan masalah nyata di depan hidung kita.  Community Ciwilima memprakarsai dengan keadaan di kabupaten Dompu untuk sama-sama Belajar menjadi Relawan tentang besarnya masalah sampah dalam kehidupan kita.
Sampah bukan lagi hanya menjadi masalah lokal, regional atau nasional, tetapi bahkan sudah menjadi masalah internasional. Dengan adanya UU No. 18, maka ada perubahan yang mendasar pada paradigma pengelolaan sampah. Sebelum ada UU, sampah dikelola hanya dengan cara : kumpul, angkut, buang ke  TPA, lalu dilupakan.  Cara pengelolaan sampah tsb.ternyata rawan terhadap bencana sosial dan lingkungan. Di samping dapat membahayakan lingkungan,  jiwa manusia, juga dapat menimbulkan potensi konflik horisontal antar : sesama warga, warga dengan pemerintah dan antar pemerintah itu sendiri.
Mudah-mudahan kepedulian kita masuk dalam kategori AMANAH tersebut. Amin. Jangan mengatakan apa yang tidak pernah kita lakukan. Ajakan Relawan Ciwilima untuk membuat AKSI Turun Tangan ini merupakan pelaksanaan kepedulian yang tertinggi nilainya. Insya Allah, Amin.

Manajemen sampah…!!!
Pertama, kumpulkan sampah yang kita hasilkan. Buanglah di tempat yang sudah ditentukan. Semalam ada seorang kawan penumpang mobil jemputan dari rumah teman. Kertas bekas bungkus perman di masukkan ke dalam tasnya. Bukan dibuang seenaknya .
TURUN TANGAN yang sangat sepele bukan? Apalagi dengan botol bekas aqua. Ada penumpang mobil mewah yang seenaknya membuangnya melalui jendela mobilnya. Membuang puntung rokoh di sembarang tempat. Seharusnya kita MALU melakukan seperti itu. Bicara soal IMAN? Hadist Abu Hrairah, beliau berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda “Iman itu ada lebih dari tujuh puluh tujuh cabang, dan MALU merupakan salah satu cabang dari IMAN.” Jadi masalah sampah yang maha dahsyat tersebut ujung-ujungnya karena tidak ada IMAN. Allahu Akbar.
Kedua, lakukan apa saja untuk sampah yang jumlahnya banyak untuk mengolahnya dengan cara bijak. Bikin kotak/tempat sampah yang telah memisahkan beberapa macam sampah.
Contohnya Bikin LSO (lubang sampah organik) di kawasan yang masih ada sedikit lahan. Bukan hanya dapat menyerap air hujan, tetapi juga untuk membuat kompos yang diperlukan untuk menyuburkan tanah. Alat teknologi biopori merupakan hasil karya yang sangat bermanfaat untuk manajemen lingkungan hidup.

"KAMI MENGINSPIRASI, ANDA TERINPIRASI"
Dalam peringatan HARI KEPEDULIAN SAMPAH pd tgl 21 Februari 2016, mari kita semua meningkatkan kepedulian thdp sampah yg telah kita hasilkan sendiri.... "Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Wallahu alam bishawab" Berpangku tangan....? Lepas tangan....! Emang Gua pikirin,...? apakah itu yg ada dlm Otak kita...? Mari, mulai sekarang kita memang harus ikut TURUN TANGAN dlm menanggani sampah bersama2. Kami dari "Communitas Ciwilima" mengajak semua organisasi non-pemerintah, swasta, berbagai komunitas, tokoh masyarakat, media dan setiap individu yg memiliki kepedulian akan persoalan sampah dan ikut serta berpartisipasi dlm kegiatan ini. mari.... kita tanamkan dlm diri dan kebersamaan kita, utk kepedulian terhadap masalah sampah yg ada di Kab. Dompu ini. Inggat sampah bukan urusan Pemerintah saja, tetapi Sampah adlh urusan semua lapisan masyarakat. Kami yakin dgn kerjasama dari seluruh pihak, maka Dompu akan Indah, Bersih dan Sehat dgn Bebas Sampah....... bukanlah suatu hal yg mustahil utk tdk bisa diwujudkan oleh kita. untuk titik lokasi kerja bakti mulai dari Lingkungan kita, taman kota, sekolah-sekolah, rumah penduduk, kawasan wisata/pesisir pantai, dan sungai.
"TAK ADA LAGI, KITA TIDAK PEDULI"

TERIMA KASIH TELAH MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA.
TERIMA KASIH ANDA TIDAK MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN.


Bagikan Artikel ini ke Facebook