E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

BDI Menjadi Idola Baru Wisatawan

Dibaca: 559 kali, Dalam kategori: Umum, Diposting oleh: YOHANA RAHAYU PANCAWATI DESRITA, S.Sos lihat profil
pada tanggal: 2016-09-13 09:58:16 wib


BDI Menjadi Idola Baru WisatawanMasih ingatkah anda penghasil Pelem Podang Bokong Abang atau Podang Urang dan Podang Gunung ? Yaa..., Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri merupakan sentra terbesar penghasil mangga tersebut.

Tidak itu saja, Kecamatan Banyakan memang memiliki potensi yang sangat besar, mulai dari Sektor Pertanian, UMKM, Pariwisata baik Wisata Alam maupun Wisata Buatan.

Satu lagi destinasi baru wisata yang saat ini menjadi perhatian dan digandrungi masyarakat mulai dari anak-anak sampai orang tua ada di Kecamatan Banyakan tepatnya di Desa Tiron. Wisata BDI atau Bukit Doho Indah yang baru 4 bulan ini dibuka untuk umum namun sudah bisa menyedot ribuan pengunjung tiap minggunya.

Wahana yang telah disediakan BDI adalah Tempat Pemancingan yang sangat luas didukung dengan pemandangan alam yang asri penuh pesona. Wahana Edukasi permainan baik untuk anak anak maupun dewasa juga disediakan mulai dari Jalur Panjat yang terbuat dari tali temali yang kuat dengan tempat istiràhat diatas.

Gazebo, hamock, kuliner ndeso, masih banyak lagi. Karcis masuk Rp. 2.000/orang sekalian untuk parkir sedang untuk masuk Area bermain dan pemancingan Rp. 5.000,- . Di area ini kita bisa bermain, bercengkrama juga refresing. Apalagi di dukung dengan wifi gratis membuat betah berlama lama di area pemancingan BDI.

Jarak Lokasi BDI dari Kecamatan Banyakan sekitar 2 Km. ke arah selatan. Dari perempatan pangkalan ojek Bulawen ambil jalur lurus ke arah Desa Parang. Sekira 1,5 Km. perjalanan, akan kelihatan bangunan jalan yang melebar dan jembatan masuk area BDI sebelah kanan jalan.

Syailan salah satu penjaga pintu masuk Wisata BDI mengatakan untuk penarikan karcis yang di bagian pintu masuk hanya untuk parkir Sepeda Motor dan Mobil. Sedang karcis masuk perorangan ada di loket pintu masuk wahana BDI. Perkiraan pengunjung BDI pada hari bisa sekitar 500 Sepeda Motor dan 50 mobil

Sedangkan untuk hari libur seperti hari ini, Minggu (11/9), atau hari libur besar untuk pengunjung pemakai Sepeda Motor bisa méncapai 1500 - 2000 unit. dan pngunjung yang bermobil sekitar 500 - 1000 unit. Karcis di pintu masuk ini hanya untuk kendaraannya saja belum untuk orangnya. Kata Syailan sambil menyobek karcis parkir.

Ketut Sunariyono Direktur Wisata BDI saat di temui Tim Kominfo di kantornya yang berada tepat di atas Area Pemancingan mengatakan "Baru 1 tahun ini saya dipercaya untuk mengelola BDI. Lahan sekitar 100 Ha. kami coba manfaatkan dengan wahana permainan dan pemancingan dengan tidak mengurangi keasrian alam pegunungan". Kata Ketut

Doakan untuk 3 tahun ke depan kami berencana menjadikan lahan ini sebagai Teknoedupak Agrowisata. Dengan persiapan lahan sekitar 50 ha. Kami akan memanjakan para wisatawan baik lokal, nasional maupun internasional dengan berbagai hasil tanaman buah. Ungkap Ketut

Lahan yang tadinya gersang, kami kelola agar bisa ditanami berbagai aneka tanaman buah buahan. Yang jelas dan tidak tertinggal buah khas Kecamatan Banyakan yaitu Pelem Podang Bokong Abang juga kami kembangkan. Ujar Ketut

Tanaman pendukung lainnya seperti Jambu Air, berbagai jenis Durian dari berbagai daerah, Kelengkeng dan Buah Naga. Selain itu kami juga menyiapkan pohon lindung untuk menjaga kelestarian hutan di Kabupaten Kediri seperti Pohon Trembesi dan Bambu Petung. Saat ini kami dibantu 4 orang tenaga teknis dan 5 orang security. Untuk kesuburan tanah kami sudah membuat kompos buatan sendiri. Terang Ketut

Gagas Afiffuddin salah satu pengunjung dari Kecamatan Pare bersama teman- temannya sekitar 25 orang rela jauh- jauh naik sepeda motor hanya ingin milihat keindahan Bukit Doho Indah.

"Saya penasaran dan sudah lama pingin ke sini. Saya tau info ini dari media sosial seperti facebook, Instagram dan WA. Banyak sekali yang menguploud wahana permainan dan pemancingan BDI ini". Tutur Gagas.

Tidak rugi saya datang jauh jauh ternyata memang sangat indah dan asri. Wesss mantap lahh. Yukk untuk generasi penerus kita bisa menggali potensi yang ada di daerah kita masing-masing untuk membantu mensukseskan pembangunan di Kabupaten Kediri. Kata Gagas sambil mengacungkan jempol. (Kominfo)


Click here to Reply, Reply to all, or Forward
2.42 GB (16%) of 15 GB used
Manage

Bagikan Artikel ini ke Facebook