E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

KEIMANAN, PENGORBANAN DAN KEIKHLASAN

Dibaca: 343 kali, Dalam kategori: Agama, Diposting oleh: AFIFUDDIN, S.Ag. lihat profil
pada tanggal: 2016-09-20 13:32:47 wib


الحمد لله. اْلحَمْد للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً. وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ.
اشهد ان لااله الا الله واحده لا شريك له اله واحدا ونحن له مخلصون. واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله وحبيبه وخليله, الهادى الى صراط مستقيم. أللهم صل وسلم وبارك على الرسول الاكرم الداع الى الخير الاعظم سيدنا ومولنا محمد وعلى اله واصحابه ومن تبعه باحسان الى يوم الدين. قال تعالى اعوذ بالله من الشيطان الرجيم : قل ان كنتم تحبون الله فالتبعونى يحببكم الله ويغفرلكم ذنوبكم, والله غفور رحيم. اما بعد : اتقوا الله, اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون.
Jama’ah shalat jum’at rahimakumullah.
Marilah kita tingkatkan taqwa kita pada Allah sang maha kasih sebagai bekal hidup baik didunia ataupun diakhirat nanti, karena sebaik- baik bekal adalah taqwa kita pada Allah ta’ala:
وتزودوا فان خير الزاد التقوى. الاْيه
Jama’ah rahimakumullah.
Pada saat ini kita telah memasuki bulan yang mulia yakni bulan dzulhijjah, bulan dimana seluruh umat islam yang mampu, berbondong- bondong menuju satu tempat yang sakral untuk menunaikan ibadah pamungkas, yaitu ibadah haji.
Dikatakan ibadah pamungkas, karena ibadah ini sangatlah berat dalam pelaksanaannya. Segenap kemampuan, kekayaan yang dimiliki, tenaga, pikiran, kesehatan, bahkan waktu semuanya difokuskan dan dicurahkan untuk ibadah ini. Oleh karenanya ibadah ini mensyaratkan adanya “kemampuan” استطاع , sebab banyak sekali dari kita punya kemampuan, baik secara finansial, kesehatan dll akan tetapi tidak bisa menunaikannya juga karena banya hal.
Punya kemampuan secara fisik akan tetapi tidak ditunjang secara finansial. Bahkan tidak sedikit orang yang punya kemampuan secara finansial,secara fisik, akan tetapi sudah terlebih dahulu dipanggil oleh yang punya hidup. Dan juga ada dari kita yang punya kemampuan segalanya akan tetapi karena kadar keimanan yang tipis dan ketakutan- ketakutan akan kematian dalam pelaksanaan haji dengan berkumpulnya banyak orang, seperti yang diberitakan dibanyak media, juga menjadi penyebab gagalnya untuk menunaikan ibadah haji. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. Ali ‘Imraan [3]; ayat: 96-97
فِيهِ آيَاتٌ بَيِّـنَاتٌ مَّقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ آمِناً وَلِلّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ الله غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”
Jama’ah rahimakumullah.
Ibadah haji, dari proses awal sebelum pemberangkatan, baik secara administrasi juga yang lainnya hingga pelaksanaan haji sangatlah menguras tenaga, pikiran juga harta serta segenap kemampuan yang kita miliki seperti yang telah disebutkan tadi, dapat kita ambil pelajaran yang esensi, yang paling penting, yakni bahwa memperjuangkan sebuah keyakinan, sebuah keimanan pastilah akan mengalami banyak rintangan, banyak ujian, oleh karenanya memegang keyakinan, memegang keimanan membutuhkan sebuah pengorbanan, akan tetapi sebuah pengorbanan akanlah sia- sia tanpa nilai jika satu syarat tidak terpenuhi yakni sebuah keikhlasan.
Jadi sebuah keyakinan pastilah membutuhkan pengorbanan, dan pengorbanan membutuhkan syarat akan keikhlasan.
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan untuk berkata,” kami beriman.” Sementara mereka tidak diuji. (Qs Al-Ankabut:2).
Inilah yang akan meningkatkan kadar ketaqwaan kita, seberapa berat, seberapa tinggi, seberapa kokoh kadar keimanan kita, seberapa tinggi tingkat ketaqwaan kita kepada Allah ta’ala sang empunya kita, sang empunya hidup dan kehidupan kita. Sementara Allah telah berfirman
اِنّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللهِ اَتْقِاكُمْ.
Jama’ah shalat jum’at rahimakumullah.
Melaksanakan sebuah keta’atan termasuk melaksanakan ibadah haji sebenarnya adalah usaha pemenuhan untuk memahami akan keinginan Allah. Semakin memahami akan keinginan Allah, maka akan semakin dekat kita dengan Allah, semakin kita dekat dengan Allah maka semakin naik derajat akan ketaqwaan kita pada Allah swt. Semakin dalam pemahaman kita tentang Allah, maka semakin tinggi derajat kita.
Ketahuilah bahwa semakin dalam kepahaman kita tentang Allah, maka semakin tinggi derajatnya, semakin mulia sujudnya, semakin mulia setiap huruf yang keluar dari lidahnya didalam berdzikir, semakin termuliakan ruku’nya, semakin termuliakan shalatnya, semakin termuliakan ibadahnya, semakin termuliakan setiap langkahnya, semakin termuliakan setiap nafasnya, semakin termuliakan setiap detak jantungnya, Semakin kita memahami Allah, semakin dalam ma’rifah billah, pemahaman tentang Allah, maka semakin dalam dan tinggilah derajat seorang hamba kehadirat Allah.
Jama’ah shalat jum’at rahimakumullah.
Semoga kita diberikan kemampuan untuk dapat meningkatkan keta’atan kita, semakin meningkatkan ketaqwaan kita, semakin banyak memahami keinginan Allah. Dengan begitu mudah- mudahan kita mendapati derajat yang semakin tinggi disisi Allah swt, amiin......
اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً ,يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً.
بارك الله لى ولكم ونفعنى واياكم بما فيه من الايات وذكر الحكيم وتقبل الله منى ومنكم تلاوته انه هو الغفور الرحيم.

Bagikan Artikel ini ke Facebook