E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

PERUBAHAN JADWAL LELANG

Dibaca: 1156 kali, Dalam kategori: Pemerintahan, Diposting oleh: Rudi Suhendra, SE lihat profil
pada tanggal: 2016-10-04 08:53:32 wib


Dalam pelaksanaan pemilihan penyedia melalui SPSE, Kelompok Kerja ULP terlebih dahulu menyusun jadwal pelaksanaan pemilihan penyedia yang diawali dari pengumuman lelang sampai dengan perkiraan penandatangan kontrak.

Beberapa hal yang mendasari Kelompok Kerja ULP dalam penyusunan jadwal ini adalah :

1. Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada Pasal 59 s.d. 63
2. Dalam Peraturan Kepala LKPP Nomor 1 Tahun 2015 tentang E-Tendering

Dalam penyusunan jadwal lelang melalui elektronik, Kelompok Kerja ULP menggunakan hari kalender dan hari kerja. Ketentuan penempatan hari kerja pada lelang elektronik dapat dilihat pada Pasal 62 ayat (5) Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015, selain itu dapat memperhatikan ketentuan turunannya dalam Lampiran Perka LKPP Nomor 1 Tahun 2015 halaman (2) s.d. (3).

Kelompok Kerja ULP menyusun jadwal lelang elektronik dengan memperhatikan jam kerja dan hari kerja untuk tahapan:
(1) pemberian penjelasan;
(2) batas akhir pemasukan penawaran;
(3) pembukaan penawaran;
(4) pembuktian kualifikasi; dan
(5) batas akhir sanggah.

Alokasi waktu yang cukup untuk tahapan jadwal lelang elektronik disesuaikan dengan kemampuan Kelompok Kerja ULP, misalnya alokasi waktu dalam melaksanakan evaluasi dokumen penawaran, evaluasi kualifikasi dan pembuktian kualifikasi.

Dalam pelaksanaannya Kelompok Kerja ULP dapat melakukan perubahan jadwal tahap demi tahap sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 dengan memberikan alasan perubahan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kelompok Kerja ULP juga dapat memperpanjang batas akhir jadwal pemasukkan penawaran dalam hal setelah batas akhir pemasukan penawaran tidak ada peserta yang memasukkan penawaran. Pepanjangan jangka waktu pemasukan penawaran dilakukan pada hari yang sama dengan batas akhir pemasukan penawaran.



Yang dimaksud dilakukan pada hari yang sama adalah pengunduran tidak bisa ditunda pada hari berikutnya. Sebagai contoh jika batas akhir pemasukan dokumen penawara di tanggal 4 Maret Jam 14.00 WIB, maka perpanjangan waktu harus dilakukan pada 4 Maret itu juga tidak boleh ditunda keesokan harinya pada 5 Maret. Mengenai berapa hari harus ditambah waktu Pemasukan dokumen penawaran dikembalikan pada kewenangan Kelompok Kerja dengan pertimbangan yang matang.


Demikian, semoga dapat menjadi pedoman bersama. Salam Pengadaan

Sungai Raya, 4 Oktober 2016
Rudi Suhendra

Bagikan Artikel ini ke Facebook