E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

rangkuman a 123

Dibaca: 244 kali, Dalam kategori: Umum, Diposting oleh: JATMITO lihat profil
pada tanggal: 2017-05-08 21:15:13 wib


PENGARUH TINGKAT PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH
KABUPATEN REMBANG




D
I
S
U
S
U
N




O L E H
JATMITO
NIP. 197304292007011011


DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN REMBANG

SEBAGAI SALAH SATU SYARAT MENGIKUTI UJIAN
PENYESUAIAN IJAZAH
PADA KABUPATEN REMBANG

TAHUN 2017


BAB I
PENDAHULUAN

I.1. LatarBelakangMasalah

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 juga berisi tentang pembentukan Perangkat Daerah sehingga pelaksanaan otonomi daerah yang dititikberatkan pada Daerah Kabupaten dan Daerah Kota dimulai dengan adanya penyerahan sejumlah kewenangan (urusan) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah yang bersangkutan yang disebut sebagai Desentralisasi (otonomi daerah). Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah sesuai dengan Undang-undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah merupakan pelaksanaan dari salah satu tuntutan reformasi pada tahun 1998.
Menurut Undang-undang No.22 Tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah disebutkan bahwa Pendapatan Asli Daerah adalah sumber pendapatan daerah yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator yang menentukan derajat kemandirian suatu daerah.
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 berisi tentang pembentukan Perangkat Daerah yang didasarkan dengan konsepsi pembentukan organisasi yang terdiri atas 5 (lima) elemen, yaitu Kepala Daerah (strategic apex), Sekretaris Daerah (middle line), Dinas Daerah (operating core), badan/fungsi penunjang (technostucture) dan staf pendukung (supporting staff).
Seksi pengelolaan pasar wilayah II mempuyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengkoordinasian,pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan meliputi penyusunan rencana kerja program dan kegiatan pengelolaan pasar, penyusunan kebijakan teknis pengelolaan pasar, menyediakan data dan informasi pengelolaan pasar, pengembangan, pembangunan, pemeliharaan dan perluasan pasar, identifikasi, pendataan dan retribusi dan penagihan, realisasi target pendapatan retribusi pasar, administrasi pembukuan dan laporan pendapatan pasar, fasilitasi ijin untuk menempati los/kios pasar dari para pedagang, pengaturan penempatan, pedagang los/kios pasar, pengadaan sarana dan prasarana pasar, penjagaan ketertiban dan kebersihan pasar serta pemantauan, pendataan dan sosialisasi terhadap pedagang pasar wilayah II meliputi: Kecamatan Lasem, Pamotan, Pancur, Sluke dan Gunem.
I.2 Identifikasi Masalah
Yang menjadi pokok permasalahan dalam makalah ini adalah apakah Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan Kabupaten Rembang dalam tugasnya telah sejalan dalam menunjang tugas-tugas di Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Rembang sesuai dengantupoksi tersebut.
I.3 Rumusan Masalah
Berdasakan latar belakang dan identifikasi masalah di atas. Penyajian makalah ini dirumuskan ke dalam bagian penting menyangkut tugas pokok dan fungsi Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan
1. Bagaimanakah Gambaran Umum Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Rembang?
2. Bagaimanakah tugas pokok seksi pengelolaan pasar wilayah II khususnya di Pasar Pamotan Kabupaten Rembang?
3. Bagaimanakah fungsi seksi pengelolaan pasar wilayah II di Pasar Pamotan Kabupaten Rembang?
I.4 Tujuan Penulisan
Berdasakan latar belakang dan rumusan masalah di atas. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui Gambaran Umum Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Rembang?
2. Mengetahui tugas pokok seksi pengelolaan pasar wilayah II di Kabupaten Rembang?
3. Mengetahui fungsi seksi pengelolaan pasar wilayah II di Kabupaten Rembang?
I.5 Ruang Lingkup Penulisan
Ruang Lingkup penulisan makalah ini berfokus pada penerimaan retribusi oleh seksi pengelolaan pasar wilayah II Khususnya Pasar Pamotan Kabupaten Rembang.



Nama : Jatmito
Nip : 197304292007011011
Email : Jatmito2904@gmail.com
Password : 29041973





















BAB II
PEMBAHASAN

II.1 Gambaran Umum

Sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 berisi tentang pembentukan Perangkat Daerah sehingga pelaksanaan otonomi daerah yang dititikberatkan pada Daerah Kabupaten dan Daerah Kota dimulai dengan adanya penyerahan.
TugasPokok :
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah mempunyai. Tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang koperasi dan usaha kecil dan menengah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan.
Fungsi :
a. Perumusan kebijakan bidang kelembagaan, pengawasan, bina usaha dan pemasaran, restrukturisasi dan pembiayaan;
b. Pelaksanaan kebijakan bidang kelembagaan, pengawasan, bina usaha dan pemasaran, restrukturisasi dan pembiayaan;
c. Pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang kelembagaan, pengawasan, bina usaha dan pemasaran, restrukturisasi dan pembiayaan;
d. Pelaksanaan dan pembinaan administrasi dan kesekretariatan kepada seluruh unit kerja di lingkungan dinas; dan
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur, sesuai tugas dan fungsinya.
f. Pada tahun 2009 yang semula adalah dinas perindustrian perdagangan koperasi atau DINPERINDAGKOP menjadi dinas perindustrian perdagangan koperasi UMKM atau DINPERINDAGKOP UMKM karena adanya tambahan program BINA PASAR.
Sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat (1) huruf f mempunyai tugas perumusan konsep dan pelaksanaan kebijakan, pengkoordinasian, pemantauan, evaluasi serta pelaporan bidang pasar yang terdiri dari pengelolaan pasar wilayah I, pengelolaan pasar wilayah II, dan pengolaan pasar wilayah III.
VisidanMisi
“Menjadi institusi yang profesional dalam usaha pemberdayaan industri, dagang, koperasi, dan UMKM dalam rangka meningkatkan daya saing dengan memperhatikan potensi sumber daya lokal”.
Misi;
• 9Meningkatkan kinerja aparatur pemerintah yang profisional
• Mengembangkaniklim usaha yang kondusif
• Optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal
• Mengembangkan sinergi dan peran serta dunia usaha dan masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal
• Meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pengoptimalan pengelolaan aset daerah
II.2 Tugas Pokok
1. Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan bidang perindustrian, bidang perdagangan dan bidang koperasi dan usaha kecil dan menegah yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah.
2. Bidang pasar mempunyai tugas perumusan konsep dan pelaksanaan kebijakan, pengkoordinasian, pemantauan, evaluasi serta pelaporan bidang pasar yang terdiri dari pengelolan pasarwilayah I, pengelolaan pasar wilayah II dan pengelolaan pasar wilayah III.
3. Seksi pengelolaan pasar wilayah II mempuyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengkoordinasian,pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan meliputi penyusunan rencana kerja program dan kegiatan pengelolaan pasar, penyusunan kebijakan teknis pengelolaan pasar, menyediakan data dan informasi pengelolaan pasar, pengembangan, pembangunan, pemeliharaan dan perluasan pasar, identifikasi, pendataan dan retribusi dan penagihan, realisasi target pendapatan retribusi pasar, administrasi pembukuan dan laporan pendapatan pasar, fasilitasi ijin untuk menempati los/kios pasar dari para pedagang, pengaturan penempatan, pedagang los/kios pasar, pengadaan sarana dan prasarana pasar, penjagaan ketertiban dan kebersihan pasar serta pemantauan, pendataan dan sosialisasi terhadap pedagang pasar wilayah II.
II.3 Fungsi
Fungsi Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Rembang mempunyai fungsi antara lain:
 Perumusan kebijakan teknis dibidang perindustrian, bidang perdagangan dan bidang koperasi, usaha kecil dan menegah
 Pelaksanaan koordinasi kebijakan dibidang perindustrian,dan bidang koperasi, usaha kecil dan menegah
 Pelaksanaan kebijakan dibidang perindustrian, bidang perdagangan dan bidang koperasi, usaha kecil dan menengah
 Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan dibidang perindustrian, bidang perdagangan dan koperasi, usaha kecil dan menengah
 Pelaksana fungsi kesekretariatan dinas
 Pengendalian penyelenggaraan tugas UPTD, dan
 Pelaksanaan fungsi kedinasan lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

II.4 Tugas Pokok Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II Bagian Administrasi
 Menyiapkan karcis untuk memungut retibusi
 Melaksanakan pemungutan retribusi pasar pamotan 136 pedagang
 Mengerjakan buku bantu rincian karcis penerimaan sebagai hasil laporan
 Menyetorkan uang hasil pungutan ke bendahara pengeluaran pembantu
 Menerima berkas usulan perpanjangan katadag
 Menata dan merapikan jalur jalan pemisah antara kios dan los di lingkungan pasar
 Kerja bakti di lingkungan pasar
II.5Struktur Organisasi Pasar Pamotan
a. Kepala Pasar
b. Bendahara
c. Administrasi
d. Penarik
e. Kebersihan
f. Keamanan

II.5 Struktur Organisasi
BAGAN ORGANISASI DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN REMBANG





















STRUKTUR ORGANISASI SEKSI PENGELOLAAN PASAR WILAYAH II
PASAR PAMOTAN KABUPATEN REMBANG




BAB III
PENUTUP

III.1 Kesimpulan
 Tugas Pokok Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Rembang yaitu
 Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan mempunyai tugas pokok
 Fungsi/rincian tugas Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan antara lain;
Berdasarkan analasis dan pengamatan yang penulis lakukan pada proses pengelolaan kegiatan dalam rangka administrasi Umum Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan Kabupaten Rembang maka secara garis besar dapat ditarik kesimpulan:
III.2 Saran
Dari hasil penulisan di atas, penulis mencoba untuk memberikan saran berkaitan dengan sustem yang diteliti, yaitu sebagai berikut;
1. Sebaiknya Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan dapat melakukan perbaikan pelayanan kebutuhan pedagang dari waktu ke waktu.
2. Pengelolaan administrasi laporan hasil kegiatan Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan yang baik akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan, apabila pihak Dinas perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menegah Kabupaten Rembang.
3. Dalam pelaksanaan kegiatan Dinas perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menegah Kabupaten Rembang berpedoman pada peraturan pemerintah yang harus dilaksanakan oleh petugas dan masyarakat Kabupaten Rembang agar tujuan pembangunan dapat tercapai dengan maksimal
4. Demikian penulisan makalah ini yang dapat kami sampaikan atas saran dan kritikan kami ucapkan terimakasih, semoga makalah ini dapat bermanfaat sebagai syarat dalam rangka mengikuti ujian penyesuaian ijazah.








Bagikan Artikel ini ke Facebook