E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

rangkuman b 123

Dibaca: 479 kali, Dalam kategori: Umum, Diposting oleh: JATMITO lihat profil
pada tanggal: 2017-05-08 21:31:33 wib


PENGARUH TINGKAT PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH
KABUPATEN REMBANG




D
I
S
U
S
U
N




O L E H
JATMITO
NIP. 197304292007011011


DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN REMBANG

SEBAGAI SALAH SATU SYARAT MENGIKUTI UJIAN
PENYESUAIAN IJAZAH
PADA KABUPATEN REMBANG

TAHUN 2017


BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang Masalah

Salah satu komponen Penerimaan Asli Daerah (PAD) berasal dari Retribusi daerah. Retribusi adalah pembayaran dari penduduk kepada Negara karena adanya jasa tertentu yang diberikan oleh Negara bagi penduduknya secara perorangan. Salah satu contoh retribusi adalah retribusi pasar yang disediakan oleh pemerintah dan dikelola oleh pemerintah. Dinas yang berhubungan dengan retribusi pasar adalah Bidang Pasar.
Seksi pengelolaan pasar wilayah II mempuyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengkoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan meliputi penyusunan rencana kerja program dan kegiatan pengelolaan pasar, penyusunan kebijakan teknis pengelolaan pasar, menyediakan data dan informasi pengelolaan pasar, pengembangan, pembangunan, pemeliharaan dan perluasan pasar, identifikasi, pendataan dan retribusi dan penagihan, realisasi target pendapatan retribusi pasar, administrasi pembukuan dan laporan pendapatan pasar, fasilitasi ijin untuk menempati los/kios pasar dari para pedagang, pengaturan penempatan, pedagang los/kios pasar, pengadaan sarana dan prasarana pasar, penjagaan ketertiban dan kebersihan pasar serta pemantauan, pendataan dan sosialisasi terhadap pedagang pasar wilayah II meliputi: Kecamatan Lasem, Pamotan, Pancur, Sluke dan Gunem.
Namun, selama ini retribusi pasar wilyah II khususnya Pasar Pamotan belum dapat berfungsi secara optimal. Dengan melihat perolehan retribusi pasar yang peningkatannya tidak sebanding dengan peningkatan jumlah pedagang. Berdasarkan latar belakang di atas, , dapat diketahui bahwa penerimaan retribusi merupakan komponen penting dalam penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).maka penulis membuat karya ilmiah dengan judul Pengaruh Tingkat Penerimaan Retribusi Pasar Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rembang.
I.2 Identifikasi Masalah
Yang menjadi pokok permasalahan dalam makalah ini adalah apakah Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan Kabupaten Rembang dalam tugasnya telah sejalan dalam menunjang tugas-tugas di Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Rembang sesuai dengan tupoksi tersebut.
I.3 Rumusan Masalah
Berdasakan latar belakang dan identifikasi masalah di atas. Penyajian makalah ini dirumuskan ke dalam bagian penting menyangkut tugas pokok dan fungsi Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan
1. Bagaimanakah Gambaran Umum Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Rembang?
2. Bagaimanakah tugas pokok seksi pengelolaan pasar wilayah II khususnya di Pasar Pamotan Kabupaten Rembang?
3. Bagaimanakah fungsi seksi pengelolaan pasar wilayah II di Pasar Pamotan Kabupaten Rembang?
I.4 Tujuan Penulisan
Berdasakan latar belakang dan rumusan masalah di atas. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui Gambaran Umum Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Rembang?
2. Mengetahui tugas pokok seksi pengelolaan pasar wilayah II di Kabupaten Rembang?
3. Mengetahui fungsi seksi pengelolaan pasar wilayah II di Kabupaten Rembang?
I.5 Ruang Lingkup Penulisan
Ruang Lingkup penulisan makalah ini berfokus pada penerimaan retribusi oleh seksi pengelolaan pasar wilayah II Khususnya Pasar Pamotan Kabupaten Rembang.


BAB II
PEMBAHASAN

II.1 Gambaran Umum

Dan pada tahun 2016 yang semula dinas perindustrian perdagangan koperasi UMKM atau DIN PERINDAGKOP UMKM menjadi Dinas Perindustrian perdagangan koperasi UKM atau DI INPERINDAGKOP UKM. Seksi pengelolaan pasar wilayah II mempuyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, pengkoordinasian,pelaksanaan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan meliputi penyusunan rencana kerja program dan kegiatan pengelolaan pasar, penyusunan kebijakan teknis pengelolaan pasar, menyediakan data dan informasi pengelolaan pasar, pengembangan, pembangunan, pemeliharaan dan perluasan pasar, identifikasi, pendataan dan retribusi dan penagihan, realisasi target pendapatan retribusi pasar, administrasi pembukuan dan laporan pendapatan pasar, fasilitasi ijin untuk menempati los/kios pasar dari para pedagang, pengaturan penempatan, pedagang los/kios pasar, pengadaan sarana dan prasarana pasar, penjagaan ketertiban dan kebersihan pasar serta pemantauan, pendataan dan sosialisasi terhadap pedagang pasar wilayah II meliputi: Kecamatan Lasem, Pamotan, Pancur, Sluke dan Gunem.
Visi dan Misi
“Menjadi institusi yang profesional dalam usaha pemberdayaan industri, dagang, koperasi, dan UMKM dalam rangka meningkatkan daya saing dengan memperhatikan potensi sumber daya lokal”.
Misi
1. Meningkatkan kinerja aparatur pemerintah yang profisional
2. Mengembangkan iklim usaha yang kondusif
3. Optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal
4. Mengembangkan sinergi dan peran serta dunia usaha dan masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal
5. Meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pengoptimalan pengelolaan aset daerah
Tugas Pokok Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II Bagian Administrasi
a. Menyiapkan karcis untuk memungut retibusi
b. Melaksanakan pemungutan retribusi pasar pamotan 136 pedagang
c. Mengerjakan buku bantu rincian karcis penerimaan sebagai hasil laporan
d. Menyetorkan uang hasil pungutan ke bendahara pengeluaran pembantu
e. Menerima berkas usulan perpanjangan katadag
f. Menata dan merapikan jalur jalan pemisah antara kios dan los di lingkungan pasar
g. Kerja bakti di lingkungan pasar
Struktur Organisasi Pasar Pamotan
a. Kepala Pasar
b. Bendahara
c. Administrasi
d. Penarik
e. Kebersihan
f. Keamanan







II.5 Struktur Organisasi
BAGAN ORGANISASI DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN DAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN REMBANG





















STRUKTUR ORGANISASI SEKSI PENGELOLAAN PASAR WILAYAH II
PASAR PAMOTAN KABUPATEN REMBANG




BAB III
PENUTUP
III.1 Kesimpulan
 Tugas Pokok Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Rembang yaitu tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang koperasi dan usaha kecil dan menengah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan.
 Seksi Pengelolaan Pasar Wilayah II khususnya Pasar Pamotan mempunyai tugas pokok
1. Menyiapkan karcis untuk memungut retibusi
2. Melaksanakan pemungutan retribusi pasar pamotan 136 pedagang
3. Mengerjakan buku bantu rincian karcis penerimaan sebagai hasil laporan
4. Menyetorkan uang hasil pungutan ke bendahara pengeluaran pembantu
5. Menerima berkas usulan perpanjangan katadag
6. Menata dan merapikan jalur jalan pemisah antara kios dan los di lingkungan pasar
7. Kerja bakti di lingkungan pasar

Bagikan Artikel ini ke Facebook