E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

TU POKSI PENYELENGGARA SYARIAH

Dibaca: 65 kali, Dalam kategori: Pemerintahan, Diposting oleh: Duryat, S. Pd. I lihat profil
pada tanggal: 2018-10-24 13:27:43 wib


Anjab
A. Kepala Penyelenggara Syari’ah

1. TUGAS POKOK DAN FUNGSI JABATAN

3.1. Tugas

Memimpin kegiatan pelayanan, bimbingan teknis, pembinaan serta pengelolaan data dan informasi di bidang pembinaan syariah berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam rangka melaksanakan sebagian tugas Kepala Kantor Kementerian Agama.

3.2. Fungsi:

3.2.1. Penyiapan perumusan kebijakan teknis dan perencanaan di bidang pembinaan syariah.

3.2.2. Pelaksanaan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang penyuluhan dan pengembangan syariah, hisab rukyat dan pembinaan faham keagamaan, serta pengelolaan sistem informasi penyelenggara syariah.

3.2.3. Evaluasi dan penyusunan laporan di bidang pembinaan syariah.


2. TUJUAN JABATAN

4.1. Diwujudkannya perumusan kebijakan teknis dan perencanaan di bidang pembinaan syariah.

4.2. Diwujudkannya kegiatan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang penyuluhan dan pengembangan syariah, hisab rukyat dan pembinaan faham keagamaan, serta pengelolaan sistem informasi penyelenggara syariah.

4.3. Diwujudkannya pelaporan di bidang pembinaan syariah.


3. URAIAN TUGAS DAN KEGIATAN

5.1. Tugas Pokok:

5.1.1 Merencanakan penyusunan rencana kerja dan anggaran di bidang pembinaan syariah sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.1.1. Mempelajari petunjuk kerja/peraturan/laporan pelaksanaan tugas dan kegiatan tahun lalu terkait dengan bidang pembinaan syariah.

5.1.1.2. Menugaskan bawahan membuat dan menyusun konsep rencana kerja dan anggaran di bidang pembinaan syariah.

5.1.1.3. Menerima dari bawahan konsep rencana kerja dan anggaran di bidang pembinaan syariah.

5.1.1.4. Memeriksa, menganalisa dan mengoreksi konsep rencana kerja dan anggaran di bidang pembinaan syariah.

5.1.1.5. Menyampaikan rencana kerja dan anggaran di bidang pembinaan syariah kepada Kepala Kantor Kementerian Agama.

5.1.2. Membagi tugas kegiatan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang penyuluhan dan pengembangan syariah sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.2.1. Menugaskan, memberikan bimbingan dan arahan kepada Pengadministrasi Penyuluhan dan Pengembangan Syariahuntuk menyiapkan bahan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang penyuluhan dan pengembangan syariah.

5.1.2.2. Menerima dari bawahan bahan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang penyuluhan dan pengembangan syariah.

5.1.2.3 Memeriksa, menganalisa dan mengoreksi bahan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang penyuluhan dan pengembangan syariah.

5.1.2.4. Melaporkan kegiatan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaandi bidang penyuluhan dan pengembangan syariah kepada Kepala Kantor Kementerian Agama.

5.1.3. Membagi tugas kegiatan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang hisab rukyat dan pembinaan faham keagamaan sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.3.1. Menugaskan, memberikan bimbingan dan arahan kepada Pengadministrasi Hisab Rukyat dan Pembinaan Faham Keagamaan untuk menyiapkan bahan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang hisab rukyat dan pembinaan faham keagamaan.

5.1.3.2. Menerima dari bawahan bahan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang hisab rukyat dan pembinaan faham keagamaan.

5.1.3.3. Memeriksa, menganalisa dan mengoreksi bahan pelayanan, bimbingan teknis dan pembinaan di bidang hisab rukyat dan pembinaan faham keagamaan.

5.1.3.4. Melaporkan kegiatan pelayanan, bimbingan teknis dan embinaan di bidang hisab rukyat dan pembinaan faham keagamaan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama.

5.1.4. Membagi tugas kegiatan pengelolaan data dan informasi penyelenggara syariah sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.4.1. Menugaskan, memberikan bimbingan dan arahan kepada Pengelola Sistem Penyelenggara Syariah.

5.1.4.2. Menerima dari bawahan bahan pengelolaan data dan informasi penyelenggara syariah

5.1.4.3. Memeriksa, menganalisa dan mengoreksi bahan pengelolaandata dan informasi penyelenggara syariah.

5.1.4.4. Melaporkan kegiatanpengelolaan data dan informasi penyelenggara syariah kepada Kepala Kantor Kementerian Agama.

5.1.5. Melaksanakan mekanisme pelayanan tata persuratan terkait bidang pembinaan syariah sesuai dengan peraturan yang berlaku agar dapat ditindaklanjuti.

5.1.5.1. Menerima disposisi surat masuk terkait bidang pembinaan syariah dari Kepala Kantor Kementerian Agama/Kepala Subbagian Tata Usaha.

5.1.5.2. Meneruskan disposisi surat masuk terkait bidang pembinaan syariah kepada bawahan untuk ditindaklanjuti.

5.1.5.3. Menerima konsep surat keluar terkait bidang pembinaan syariah dari bawahan.

5.1.5.4 Memeriksa dan mengkoreksi konsep surat keluar terkait bidang pembinaan syariah.

5.1.5.5. Memparaf net surat keluar terkait bidang pembinaan syariah.

5.1.6. Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas bawahan sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.6.1. Mempelajari data/bahan pelaksanaan kegiatan di bidang pembinaan syariah.

5.1.6.2. Memeriksa pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh bawahan.

5.1.6.3. Menilai dan mengkoreksi laporan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh bawahan.

5.1.7. Melaksanakan koordinasi tentang pemecahan dan penyelesaian masalah yang timbul sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.7.1. Menerima permasalahan yang timbul dari bawahan.

5.1.7.2. Melakukan inventarisir terhadap permasalahan yang ada.

5.1.7.3. Mendiskusikan permasalahan yang timbul dengan bawahan.

5.1.7.4. Melakukan pemecahan dan penyelesaian masalah.

5.1.8. Mengkoordinasikan kegiatan di bidang pembinaan syariah dengan instansi terkait sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar.

5.1.8.1. Menyampaikan program kerja di bidang pembinaan syariah dengan instansi terkait.

5.1.8.2. Membuat usulan kerjasama di bidang pembinaan syariah dengan instansi terkait.

5.1.8.3. Membuat Ikatan Perjanjian Kerjasama dengan instansi lain dalam bentuk Kontrak/Perjanjian Kerja Sama, Surat Perintah Keja/Tugas, Surat Perjalanan Dinas (SPD) serta surat-surat lainnya.

5.1.9. Melaksanakan usaha pengembangan dan peningkatan sistem/teknis pelaksanaaan tugas di bidang pembinaan syariah sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.9.1. Memimpin rapat dengan bawahan secara berkesinambungan.

5.1.9.2. Menerapkan dan mengawasi pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP).

5.1.9.3. Melakukan Pengawasan Melekat (WASKAT) terhadap bawahan.

5.1.10.Melaksankan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan peraturan yang berlaku agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib.

5.1.10.1. Menerima Perintah/Surat Perintah/Surat Tugas dari atasan.

5.1.10.2. Melaksanakan perintah/tugas yang diberikan oleh atasan.

5.1.10.3. Melaporkan perintah/tugas kepada atasan.

5.2. Tugas Tambahan/Lain:

5.2.1. Menjadi Pejabat Pembuat Komitmen pada Penyelenggara Syariah.

5.2.1.1. Menerima Surat Keputusan dari atasan.

5.2.1.2. Memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

5.2.1.3. Melaksanakan pengadaan barang sesuai ketentuan yangberlaku

5.2.1.4. Melakukan penelitian kelengkapan dokumen SPP sebelum diajukan ke Pejabat Penandatangan SPM dari segi wetmatigheid, rechmatigeid dan doelmatigheid.

5.2.1.5. Melampirkan dokumen pembayaran pajak.

5.2.1.6. Menandatangani dan mengajukan SPP berikut lampiran- lampirannya

5.2.1.7. Melaporkan hasil kerja kepada atasan.

5.2.2. Menjadi Anggota Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan.

5.2.2.1. Menerima Surat Keputusan dari atasan.

5.2.2.2. Melakukan rapat/sidang dengan pihak terkait.

5.2.2.3. Melaporkan hasil kerja kepada atasan.

5.2.3. Menjadi Ketua Panitia Penyelenggaraan Kegiatan di bidang pembinaan syariah.

5.2.3.1. Menerima Surat Keputusan dari atasan.

5.2.3.2. Melakukan rapat dengan pihak terkait.

5.2.3.3. Melaksanakan penyelenggaraan kegiatan.

5.2.3.4. Melaporkan hasil kerja kepada atasan.

5.2.4. Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama untuk memenuhi pekerjaan sesuai dengan arahan/disposisi pimpinan.

5.2.4.1. Menerima Surat Tugas dari atasan.

5.2.4.2. Merangkum dan menyimpulkan pelaksanaan tugas.

5.2.4.3. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas.


B. Pengadministrasi Hisab Ru’yat dan Pembinaan Faham Keagamaan

ans-serif’;”>5.1.1.5.

Bagikan Artikel ini ke Facebook