E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

Allah swt. selalu indegen dan involve dalam kehidupan

Dibaca: 612 kali, Dalam kategori: Pendidikan, Diposting oleh: AFIFUDDIN, S.Ag. lihat profil
pada tanggal: 2015-06-17 13:21:17 wib


MENGHADIRKAN ALLAH SWT.
DALAM KEHIDUPAN KITA


الحمد لله. الحمد لله الذى يحي الاْرض بعد موتها والذى خلق السموات والارض وجعل الظلمات والنور, ثم الذين كفروا بربهم يعدلون. اشهد ان لااله الا الله واحده لا شريك له اله واحدا ونحن له مسلمون. واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله وحبيبه وخليله, الهادى الى صراط مستقيم. أللهم صل وسلم وبارك على الرسول الاكرم الداع الى الخير الاعظم سيدنا ومولنا محمد وعلى اله واصحابه ومن تبعه باحسان الى يوم الدين. قال تعالى اعوذ بالله من الشيطان الرجيم : قل ان كنتم تحبون الله فالتبعونى يحببكم الله ويغفرلكم ذنوبكم, والله غفور رحيم. اما بعد : اتقوا الله, اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا وانتم مسلمون.

Jama’ah shalat jum’ah rahimakumullah

Marilah kita berusaha untuk selalu meningkatkan taqwa kepada Allah swt., dengan cara ta’at kepada Allah swt. dan taat kepada rasulullah saw, sehingga dengan begitu kita akan mendapatkan keberuntungan yang besar:
ومن يطع الله ورسوله فقد فاز فوزا عظيما
Jama’ah shalat jum’ah rahimakumullah
Dalam kesempatan ini saya akan menguraikan bagaimana menghadirkan Allah dalam kehidupan kita.

Jama’ah shalat jum’ah rahimakumullah
Kita perlu mengingat kembali bahwa tugas dan kewajiban kita sebagai makhluk adalah hanya untuk beribadah kepada Allah swt. sebagaimana telah dilansir oleh al- qur’an :
وما خلقت الجن والانس الا ليعبدون.
“... dan tiadalah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah.... (kepada Allah)”.
Dari pernyataan sang maha pemberi hidup dan maha pengatur kematian tersebut diatas, semestinya kita mengetahui bahwa segala apa yang kita niatkan, segala apa yang kita lakukan haruslah bernilai dan terselimuti ibadah. Sebab semua itu akan mempunyai implikasi kausalitas yang jelas, baik dari dimensi dhohir ataupun eskatis. Sebagai contoh bahwa apabila kita berbuat kerusakan maka akibat yang pasti adalah rusaknya sesuatu. Berbuat kerusakan terhadap alam maka rusaklah alam kita dan yang menuai akibat adalah kita; banjir, erosi, abrasi semuanya itu akan kita panen, ketidak seimbangan alam pasti terjadi. Berbuat kerusakan terhadap diri kita maka pasti akan kita tanggung akibatnya.
ولا تقتلوا انفسكم...... “....dan janganlah kalian membunuh dirimu sendiri....”
Dalam pengertian ayat diatas, tidak hanya membunuh saja akan tetapi wasail atau pengantar dari perbuatan yang mengarah dan menyakiti diri sendiri juga termasuk hal yang diharamkan. Semua itu implikasi kausalitas yang bersifat dhohir...
Adapun akibat eskatis ukhrowi dari perbutan- perbuatan yang kita lakukan adalah dosa- dosa yang akan kita tanggung dihari pembalasan nanti.
مَن جَاء بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِّنْهَا وَمَن جَاء بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

84. Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.

Jama’ah shalat jum’ah rahimakumullah
Untuk menghindari semuanya itu, dalam melakukan segala sesuatu haruslah diniati ibadah, kita harus menghadirkan Allah untuk turut serta dalam amalan- amalan kita, dalam artian bahwa setiap kita berbuat sesuatu haruslah dalam koridor yang telah ditetapkan Allah swt. dan harus merasa Allah bersama kita sehingga apa yang kita lakukan merasa terawasi, dengan begitu maka kita selalu dalam kebenaran dan malu apabila kita mempunyai niatan kurang baik apalagi tidak baik.
عن ابى هريرة رضي الله عنه قال رسول الله صلى الله عليه وسلم, ان الله عز وجل قال: مَن عادلى وليًّا فقد اذنته بالحرب, وما تقرّبَ اليّ عبدى بشئ اَحبَّ اليّ ممّاافْترضتُ عليه, ومايَزالُ عبدى يَتقربُ الي بالنوافل حتى اُحبُّه, فاذا اَحببتُه كنت سمعَه الذى يَسمعُ به وبصره الذى يبصربه, ويده التى يَبْطِشُ بها ورِجلَه الذى يَمشِى بها وان سألنى لاْعطينه ولئن استعاذنى لاْعيذَنّه. وما تردَّدْتُ عن شئ انا فاعلَه تردَّدْتُ عن نفس عبد المؤمن يُكْرَه الموتَ وانااَكرَه مَسَائَتَه. اخرجه البخارى
"Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman: Barangsiapa yang memusuhi waliKu, maka Aku telah mengumumkan perang kepadanya. HambaKu tidak mendekatkan diri kepadaKu dengan sesuatu yang paling Aku sukai dari pada sesuatu yang Aku fardhukan atasnya. HambaKu senantiasa mendekatkan diri kepadaKu dengan sunnat-sunnat sampai Aku mencintainya. Apabila Aku mencintainya maka Aku menjadi pendengaran yang untuk mendengarnya, penglihatan yang untuk melihatnya, tangan yang untuk menamparnya dan kaki yang untuk berjalan olehnya. Jika ia memohon kepadaKu, niscaya Aku benar¬benat memberinya. Jika ia memohon kepadaKu, niscaya Aku benar-benar melindunginya. Dan Aku tidak bimbang terhadap sesuatu yang Aku lakukan seperti kebimbanganKu terhadap jiwa hambaKu yang beriman yang mana ia tidak senang mati sedang Aku tidak senang berbuat buruk terhadapnya". (HR. Bukhari).
Akan tetapi untuk menghadirkan Allah swt. agar turut serta dalam perbuatan kita (involve) dibutuhkan pemenuhan taqwa tiada syarat, yakni keikhlasan dalam pengabdian kita kepada Allah swt. secara total; baik hati, pikiran, lisan, ucapan juga perbuatan haruslah integral unity, tidak memilih dan menawar apa yang menjadi keinginan dan yang diaturkan Allah swt. pada kita. Dengan menuruti perintah dan menjauhi larangan yang telah terinternalisasi dalam diri kita, maka secara otomatis Allah-pun selalu mendampingi dan selalu bersama kita dalam segala hal, karena kita selalu mengundang-Nya setiap saat. Yakni dengan cara dzikir tanpa putus dalam segala kondisi, sebagai bukti kecintaan kita pada-Nya
الذين يذكرون الله قياما وقعودا وعلى جنوبهم ويتفكرون فى خلق السموات والأرض. ال عمران : 191

Jika Allah sudah selalu bersama kita ان الله معنا....... maka segala apa yang ada dan apa yang kita niatkan, pikirkan, ucapkan, lakukan adalah sama dengan apa yang diniatkan, pikirkan, ucapkan dan lakukan oleh Allah swt.
Perlu diketahui bahwa tiada keni’matan paripurna kecuali hidup bersama Allah swt.

Jama’ah shalat jum’ah rahimakumullah
Semoga kita kita selalu tidak lupa untuk mengundang dan menghadirkan Allah dalam setiap saat tiada henti, dengan cara dzikir dan selalu menta’ati perintah juga menjauhi larangan-Nya dengan didasari kecintaan yang ikhlas.

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم :
. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً ,يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً.
بارك الله لى ولكم ونفعنى واياكم بما فيه من الايات وذكر الحكيم وتقبل الله منى ومنكم تلاوته انه هو الغفور الرحيم.

Bagikan Artikel ini ke Facebook