E-KINERJA.COM

Laporan Harian, Penyimpanan Dokumen, Publikasi Artikel/ Tulisan, dan Chatting

Menilik Tradisi Unik Sambut Ramadan di Desa Sebukar

Dibaca: 1305 kali, Dalam kategori: Agama, Diposting oleh: Admin lihat profil
pada tanggal: 2015-06-18 00:10:54 wib


Menilik Tradisi Unik Sambut Ramadan di Desa SebukarSeperti tahun sebelumnya, tradisi unik dilakukan oleh kumpulan remaja di Desa Sebukar, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Tradisi yang telah berlangsung bertahun-tahun ini dilaksanakan, Rabu (17/06) tadi sore.

Pawai Ramadan, itulah yang dilaksanakan oleh remaja Desa Sebukar bersama ratusan warga. Pawai mengelilingi Desa Sebukar dilaksanakan setelah melakukan sholat Ashar berjamaah di Mesjid Raya Sebukar.

Selain dimeriahkan atraksi Drum band dari pelajar Sebukar, warga juga disuguhkan atraksi lucu oleh beberapa badut.

Dameri, Ketua panitia pelaksana menyebutkan bahwa tradisi menyambut puasa ini dilaksanakan terus menerus dan sudah berlangsung beberapa tahun belakangan ini.

"Kita sengaja melibatkan semua pelajar di Sebukar," tegas Dameri.

Disamping itu kata Dameri, kegiatan ini juga disupport oleh semua lapisan masyarakat.

"Kita disupport oleh masyarakat sepenuhnya, lihat saja yang mengikuti pawai, tidak hanya pelajar, tapi ibu-ibu, anak-anak, bahkan orang tua pun ikut," ujarnya kepada Metrosakti.com.

Kegiatan ini, kata dia, merupakan bentuk kegembiraan warga Desa Sebukar dalam menyambut dan menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Pantauan Metrosakti.com, ribuan warga Desa Sebukar terlihat mengikuti arak-arakan pra Ramadhan ini.

"Luar biasa, sangat meriah, tahun ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, di Kerinci mungkin hanya Sebukar yang seperti ini," ujar Hamidi salah seorang warga Sebukar.

Arak-arakan ini sempat memacetkan arus lalu lintas di jalan utama yang merupakan jalan Provinsi ini.

"Wah, ini kegiatan yang sangat positif, luar biasa, ini patut dicontoh oleh pelajar-pelajar di desa lain di Kerinci," ujar Algi salah seorang pengguna jalan.

Selain arak-arakan, pemasangan lampu hias selama Ramadan juga menjadi tradisi unik di Sebukar yang tidak akan dijumpai di desa-desa lain di Kerinci.

Pemandangan mengagumkan akan terlihat bagi siapa saja yang melintas di Sebukar pada malam hari selama bulan Ramadan hingga lebaran usai.

Pemasangan lampu hias tersebut memang sudah menjadi tradisi dan dilakukan dengan suka rela oleh warga, dengan tujuan menyemarakkan Ramadan, dan memberi penerangan bagi warga yang akan beribadah ke Mesjid dan tadarus pada malam hari.

Sepanjang malam gemerlap lampu hias ini akan menerangi Desa Sebukar.

Penasaran? Silakan datang ke Sebukar di malam hari untuk menikmati wisata rohani penuh cahaya.

Sumber: Metrosakti.com

Bagikan Artikel ini ke Facebook